Friday, 23 September 2011

Unique vs. Dysfunctional..


..dan aku selalu sangka yang aku the former.

Bila kita kecik dan berdepan dengan hidup yang tak berapa mahu nak serupa dengan orang lain, kita akan cepat-cepat pretend macam kita memang nak hidup kita camtu. Kita perdaya kawan-kawan, kita berlakon sakan. Boleh main ramai-ramai tiap-tiap petang, tapi jangan bawak member balik rumah, takut-takut nanti dia tak mahu lagi berkawan dengan kita..

Kamu pernah rasa risau camtu? Orang selalu kata, life is what you make of it as long as you’re happy. Kut tak happy pun, convince yourself that you are..

Bila kita kecik, unik ialah satu perkataan yang sangat berguna. Bukan saja untuk tutup aib kita sebagai manusia yang sebenarnya susah nak berfungsi dalam komuniti, tapi juga sebagai penyedap hati yang mungkin dah berkira-kira nak label diri sendiri tak betul atau menyimpang dari adat. As long as kita unik, tak ada siapa yang boleh kata apa-apa. Kita lain dari yang lain, and that’s always a good thing, right?

RIGHT!! Cumanya..

Bila dah besar, kita akan cari makna sebenar hidup, dan untuk mencari makna itu kita akan selalu memandang ke belakang.

Unik hanyalah satu perkataan; satu tirai tipuhelah yang cuba menggambarkan secara positif apa yang kita tak faham, atau tak mampu nak jelaskan. Kalau aku mahu jujur dengan diri, unik hanyalah alasan untuk membenarkan zaman kanak-kanak yang tunggang-langgang; mengakuri perlakuan kasar dan kata-kata kesat orang lain; sebagai pengubat parut-luka bila berkelahi dengan psyche sendiri..

‘Keunikan’ aku memang tak boleh nak diubah. It’s done and over with. Aku bersyukur yang disebalik tirai itu aku masih lagi mampu dewasa menjadi manusia yang berguna. Mampu berterima kasih, dan mampu juga memaafkan.


Tapi aku dah serik dengan unik ini. That curtain is coming down.



ps: if you choose to click the link (the word 'curtain'), I'm apparently a hero..

Wednesday, 3 August 2011



Balik dari solat subuh di Masjid, mak kata:

"Ni kamu dengan Pura dah kerja ni, mama nak mintak kamu handle bil-bil rumah."

Yang tak terkeluar dari mulut:

"Nak kitaorang bayar sewa bilik sekali ke? I mean, you know.. cuz that would be like, the ONLY thing left we haven't contributed to."



For those of you guys renting your own place, living out of your own pockets and missing home? I ENVY YOU~

At least you've got someplace where you can still go back to being the child, ya know?
(-_____-)v

Tuesday, 26 July 2011

Worth the effort


"To quietly fall for someone is to give them the power to harm you. Whether or not the other person actually needs or wants that kind of advantage and responsibility over you, realization of it will dawn on them unfairly, and often too late."

- When Fallen Angels Fly -

The way I see it? Anything that is done out of moderation constitutes a risk, and if there was ever anything out there that absolutely could not be expressed in moderation, it would be love.

Our heartbreaks, letdowns and disappointments - while very painful to deal with - are necessary risks we take to venture out in life. If we are as sensible as we claim to be, then we must also accept that we are accountable for the things that we do (and feel), and the consequences that befall us. Perhaps the best way to heal is to reach into ourselves and find the source of strength that allowed us to take that first courageous step to begin with.

It takes two to tango, no matter how the dance ends. But in the larger scheme of things, what really matters is the effort you made to turn it into an amazing performance.. :)